NASEHAT SEPI

N.A.S.E.H.A.T  S*E*P*I


Kenapa malam begitu peka
Mendengar suara dan semua bisikan
Seruan menghembus dari bibir angin
Lengking jangkrik menjeritkan kesepian
Membisikkan gelap awan yang melelap

*****

Reranting bergerak perlahan
Gemerisikkan suara gundah dari sepi
Merasuki titik-titik bintang yang coba menerangi
Gemerlap malam yang menyibukkan liukan tangan
Sebisik gesekan reranting dan pepohon yang membisu

******

Sebentuk renung tertiba menyeruak
Mengisi gemericik bisik dalam diam kata
Nasehatkan bentukan tanya yang meliukkan waktu
Membentuk arah yang meredupkan ingin
menyempit dalam kepalan jemari yang mulai layu
Melihat waktu yang gelindingkan perlahan
Hembusan nafas dan penantian ujung yang menjadi jalan
Akhir menyenja akan keheningan

Kumpulan Isi Otak ...... ^_^


Just A LittLe Thing about This Brain...


Entah........???!
senyum...tawa...mengada dan meraba dalam kata yang menggema dalam 1000 bahasa....Entah sedih..entah suka...khidupan sealu menyela dengan interupsi dan tanda tanya.....walaupUn dGn intonasi yang sama sekai tak pernah sama..... real life,....???

Ramadhan
Ramadhan mulai merangkak perlahan mengampiri....selenting cahaya terang yang samar yang sedikit demi sedikit mulai memijar cahaya semburatnya....merangsek memasuki 11 bulan kegelapan kita, membasuh debu-debu yang menempel dalam selubuk jiwa dan sanubari... MARHABAN Yaa RAMADHAN.... (Kerinduanku akan-mu akan segera terobati) ^_^



Definisi Seni
Dan seni itu jujur...bahasa yang mengurai begitu saja melewati serpihan udara..meliukkan gerakannya tanpa memperhatikan apapun yang menghalanginya... :)

Buat RENDRA..... !!!!

Untuk Yang Tak kukenal dia....
Sang burung merak telah meletakkan sayap setelah letih terbang menebarkan sayap indahnya...sayap yang selalu mekar dengan warna kehidpannya....selamat Jalan Permata Indonesia...semoga Kilaumu selalu ada, senantiasa tak berhenti pancarkan bias sinar warna-warni sayapmu...

Sketsa Music And Me



Sekedar hoby dan keinginan masa kecil buat jadi musisi akhirnya photosop lah yang mewujudkannya ^_^ ....


Musik bukan sekedar bunyi, kata-kata yang saya peroleh dari "HOT CHORD"..
sebuah majalah chord music dari Malang yang ternyata tidak bisa eksis lama, karena kemudian pindah managemen menjadi milik Surabaya yang notabene jadi gak asyik lagi (kurang kreatif managemen barunya ^_^ )
Pada waktu itu Katanya sangat menginspirasi saya pada masa-masa SMA kla itu ...


Bisikan Pagi



Pagi menemukanku kembali... dengan wajah yang menyimpan sejuta sajak... kata-kata yang senantiasa lepas begitu saja... menemani alurnya....
membelalakkan jiwa yang selalu memejam... menemukan tautan kata yang berima dalam lantunan nada yang menemukan intonasinya

Pagi mulai terbiasa dengan sinar dan sejuk raut merah pipi mentari .....
yang tersungging senymnya lepas menghantar makhluk melewati ganti baru hari...
Setelah lelap menidurkan mimpi dan gelap melelapkan diri...
Pagi selalu begitu..
Tanpa Bosan atau sedikitpun keluhan ... Mengiringi, membangunkan ataupun menghantarkan kita ... dalam nyata yang sebenarnya maya ... dan maya yang terkira nyata ..
Lantas... Kenapa bosan selalu menerang KITA ..... !!


Setengah Bulan


Setengah bulan telah ada …
Menemani aku saat ini
Dengan …
Membujurkanku dalam gelap

Setengah bulan telah ada …
Mengawani aku waktu ini
Dengan …
Membawa bayangan itu menerobos memasuki kelopakku


Tapi …
Setengah bulan juga, yang menggelapkan hariku
Karena setengah bulan juga …
Yang telah mengusir matahari

Setengah bulan sudah …
Menjauhkanku dari bayangan itu
Membuat aku menyimpan ingin

Tapi … !
Sebelum setengah bulan sudah
Kenapa aku tidak mengalirkan ingin itu ?

Semua itu memang salah aku

Sesudah setengah bulan telah
Aku harap ingin itu akan menghilang
Karena sesudahnya …
Bayangan itu juga akan menghilang
Bersama waktu yang akan berlarian
Tinggalkan keterpakuan


CELOTEH ALAM

Celoteh Sang Alam lewat Pikiranku

Wajah semesta memulai keanehannya lagi. Baru beberapa menit yang lalu menggarang seperti marah, entah karena apa...memaksa bulir-bulir air mengaliri sekujur tubuhku meskipun aku tidak bertemu dengannya langsung, berlindung di balik dinding kaca yang menghindarkan tatapan langsung kegarangannya...
sekarang dia justru memurung, menggantungkan mendung di seluruh wajahnya. Seakan mencerminkan air matanya akan segera menetes ataukah bahkan tangisan keras dengan buliran air yang jauh lebih hebat dari hanya sekedar isakan tetes tangisnya.....!


Iki udan to ora yo...wong bar panase ngene kok mbes mendong ....!!!

ONGKEPE POLLLL......!!!!!!
[ Ini Hujan atau tidak ya.... habis panas sekali kok tiba-tiba mendung.... !!!
PANAS SEKALI.... !!! ]



Tulisan ini terbentuk saat lagi dipermainkan cuaca... he...he... ^_^

Do'a ........[part 1]

22 Oktober 2010 pukul 10:08
         Pagi memulai hari ini dengan selimut dinginnya yang menelangkupi setiap makhluk, Menyerang mereka untuk menghentikan aktifitasnya dengan rasa dingin yang luar biasa menyerang tubuh, apalagi dengan hembusan angin laut yang memang hanya berjarak ratusan meter saja dari rumah, menambah suasana semakin mendukung untuk kembali terlelap. Sementara pagi masih petang oleh matahari yang terlalu malas untuk memijarkan sinar, sang matahari membiaskan siluet paginya. Aku yang masih saja terlelap oleh pejaman mataku yang telah berkali-kali kucoba membukanya tetapi tetap tak mau sepicingpun terbuka tiba-tiba merasakan sebisik lembut suara itu, disertai sehembus nafas pelan menerobos telinga kananku seraya sebentuk lembut tangan menggenggam tanganku
“Yahh…sudah hampir subuh……!”
        Aku Tersentak seraya spontan membuka kedua mata, yang kujumpai adalah wajah lembut itu, tatapan teduh yang senantiasa menenangkan dalam setiap padangannya. Membuatku langsung beranjak bangkit dari petang yang sebenanrnya sangat menggoda untukku kembali melelapkan wajah ini, dalam lembutnya tempat tidur dan lelapnya bantal guling yang tentu saja akan sangat menggoda, tetapi wajah itu selalu membuatku bisa bangkit, menghindari setiap godaan yang selalu saja menjelang dalam kehidupanku.
Yahhh…wajah teduh itu…wajah yang terus memancarkan sinar dalam senyap, pengap dan gelapnya kehidupanku….wajah yang selalu saja bisa menopangku akan buasnya kehidupan, semua kelelahan dan segenap yang telah menjadi derail dalam segenap lelah kehidupanku.
        Gemericik air yang mengalir melalui kran menemani keheningan pagi yang masih sangat buta, langkah beratku yang tertuju menuju dinginnya pagi membawaku memasuki hawa dingin yang menanti di kamar mandi, gayung yang perlahan membawa air merata dalam tubuhku membuat rasa kantukku menghilang begitu saja berganti rasa dingin yang luar biasa, maklum saja daerah pesisir memang terkenal dengan paginya yang menusuk, apalagi musim panas seperti ini.
        Langkah yang meninggalkan semua kedinginan dikamar mandi membawaku kembali kekamar yang masih saja gelap, kulihat sesosok wajah teduh itu telah menantiku dengan senyumannya. Mukena putih yang dipakainya memancarkan penjar tersendiri yang membuat dia terasa semakin teduh berpijar walaupun dalam gelapnya romansa kamar itu, ya Allah …… aku bersyukur atas semuanya, kau berikan keteduhan yang sangat berarti dalam semua gelap yang selalu aku jalani..