N.A.S.E.H.A.T S*E*P*I
Kenapa malam begitu peka
Mendengar suara dan semua bisikan
Seruan menghembus dari bibir angin
Lengking jangkrik menjeritkan kesepian
Membisikkan gelap awan yang melelap
*****
Reranting bergerak perlahan
Gemerisikkan suara gundah dari sepi
Merasuki titik-titik bintang yang coba menerangi
Gemerlap malam yang menyibukkan liukan tangan
Sebisik gesekan reranting dan pepohon yang membisu
******
Sebentuk renung tertiba menyeruak
Mengisi gemericik bisik dalam diam kata
Nasehatkan bentukan tanya yang meliukkan waktu
Membentuk arah yang meredupkan ingin
menyempit dalam kepalan jemari yang mulai layu
Melihat waktu yang gelindingkan perlahan
Hembusan nafas dan penantian ujung yang menjadi jalan
Akhir menyenja akan keheningan